Tukang Ngayal Atau Realis? : Relationship Redefined!!!!


Gak pernah bosen gue kalo disuruh nulis postingan soal relationship. Bukannya gue expert dalam soal relationship sih ya. Cuman mungkin ini bentuk dari keinginan gue untuk memiliki sebuah hubungan yang seimbang, ideal dan indah. Cieeehhhh.......bahasanya gokeellll....

Sebenernya apa sih yang bisa dibilang hubungan yang ideal?
Compromise? Equality? Understanding? Tolerance? Chemistry? ....kalo diterusin kayaknya gak abis deh. terlalu banyak kata yang bisa sepadan dengan hubungan yang ideal.

Kagak ada relationship yang gak rumit,...better to say complex. Semua relationship gue rasa selalu complex. Tapi, harus ditekankan di sini kalo complex gak selalu harus berarti negatif ya. :-)

Tapi, justru itu tantangannya; bagaimana menciptakan hubungan yang bisa seia sekata. Senantiasa berjalan bersama dalam satu kata 'kita' dan bukan 'aku dan kamu'.

Kalo gw ditanya,
"Hubungan yang ideal itu menurut lu kayak gimana?"
  1. Saling mengupdate lokasi masing-masing tanpa diminta.
  2. Senantiasa memberi kabar dalam 1 hari entah itu sms/telpon/bbm/ym/msn/gtalk/email
  3. Kalo bosen dengan rutinitas kencan yang ada, mencari alternatif kencan lain bersama pasangannya. Intinya memupuk hubungan itu supaya tetep dan makin mesra.
  4. Menghabiskan waktu lebih banyak dengan pasangannya compare dengan temen-temennya. Setidaknya kadar prioritasnya diperjelas dan dipertegas lah ya.
  5. Menyadari bahwa jika sudah berkomitmen, keputusan apapun yang ingin dibuat akan mempengaruhi pasangannya secara langsung maupun tidak langsung. Jadi alangkah baiknya segala sesuatunya diobrolin dulu.
  6. Stop kenal-kenalan ama orang baru deh! itu langkah awal selingkuh tuh. Kalo tujuannya bangun networking, pilih lokasi yang tepat lah! Atau maintain dari networking teman-teman yang emang udah ada dan udah dikenal baik.
  7. Share stories everyday. Good ones or bad ones. At least this is one way to communicate among other way.
  8. Pulang kantor dijemput trus pulang ke rumah bareng.
  9. Ngobrol di mobil, biar yang satu lagi bete dan yang satu lagi nyetir tapi tetep menikmati kebersamaan itu.
  10. Dengan bangga ngenalin sang pasangan ke temen-temennya saat lagi ada acara tertentu. Jadi pasangan gak cuman sekedar jadi attachment. Hihihihiihi....
  11. Biarpun berantem, tapi gak perlu menghindar-menghindar apalagi menghilang sampe gak ada kabar. Gak banget itu.
  12. Mengerti akan arti sebuah kebersamaan dan berbagi.
  13. Membicarakan segala sesuatu yang ngganjel di hati & jangan menghindar jika pasangan lu mau ngajak bicara serius. Pasangan lu bukan mind-reader kan?
Gue berhenti di no.13 ya. Sesekali gue pengen mendobrak kebiasaan aja sebenernya. Dulu gue akan berusaha supaya list ini genap di no.15. Tapi, kadangkala keluar dari kebiasaan itu ada gunanya lho. :-) And 13 bukan angka sial lhooooo.....mana-mana yang ada juga "celaka dua-belas". HUAHAHAHHAHA

Back to the main topics.....yah gitu deh jawaban gue kalo misalnya ditanya.
Idealis? Mungkin.
Realistis? Gue rasa cukup riil.
Bullshit? Selama ada 2 pihak berkeinginan dan berkomitmen yang sama....I don't see any issues.
Dreamer? Hey, am a full time dreamer. At least I have the balls to dream.

You see, many people say that sometime you just need to compromise with your partner. It is true!
But, how long does this compromise act of yours will have to last if the other side does not do the same towards your feelings, thoughts and attitudes? If you say that it should last for as long as it possible......then I don't know what to answer next. :-)

All I know, that I know what I want. But, the question of whether or not I'll find someone that suits my needs and I suits the person's needs has not been answer (so far still in doubt).

No comments: